parameter pada fungsi javascript
Parameter dalam fungsi JavaScript adalah variabel yang digunakan untuk menerima nilai atau argumen saat fungsi dipanggil. Parameter digunakan untuk mengirimkan data ke dalam fungsi agar dapat digunakan di dalam tubuh fungsi tersebut. Parameter didefinisikan dalam tanda kurung setelah nama fungsi.
Contoh sederhana:
javascript
Copy code
function greeting(name) {
console.log("Hello, " + name + "!");
}
greeting("John"); // Output: Hello, John!
Pada contoh di atas, name adalah parameter dari fungsi greeting(). Ketika fungsi dipanggil dengan argumen "John", nilai "John" akan diteruskan ke dalam parameter name, dan fungsi akan mencetak pesan salam dengan nama yang diberikan.
Fungsi JavaScript juga dapat memiliki lebih dari satu parameter. Berikut adalah contoh dengan dua parameter:
javascript
Copy code
function addNumbers(a, b) {
var sum = a + b;
console.log("The sum is: " + sum);
}
addNumbers(5, 3); // Output: The sum is: 8
Dalam contoh di atas, fungsi addNumbers() memiliki dua parameter a dan b. Ketika fungsi dipanggil dengan argumen 5 dan 3, nilai 5 akan diteruskan ke parameter a, dan nilai 3 akan diteruskan ke parameter b. Fungsi kemudian menjumlahkan kedua nilai tersebut dan mencetak hasilnya.
Selain itu, dalam JavaScript, parameter fungsi dapat memiliki nilai default. Jika argumen tidak diberikan saat pemanggilan fungsi, nilai default akan digunakan.
Contoh:
javascript
Copy code
function greet(name = "Guest") {
console.log("Hello, " + name + "!");
}
greet(); // Output: Hello, Guest!
greet("John"); // Output: Hello, John!
Dalam contoh di atas, parameter name memiliki nilai default "Guest". Jika argumen tidak diberikan saat pemanggilan fungsi, nilai default "Guest" akan digunakan. Namun, jika argumen diberikan, nilai argumen tersebut akan digunakan sebagai nilai parameter name.