BEST THE BEST LEADER AWARD
https://youtu.be/5rqQe2MovSo
???????? *KANJENG SENOPATI : TIGA PILAR KOMPONEN INTI KEKUATAN BANGSA*
Bangsa Yang Maju Adalah Bangsa Yang Berani Untuk Mengadakan Perubahan *"Building Sistem"* Dalam Rangka Perbaikan Menuju Peradaban Indonesia Baru Yaitu Kembali Kepada Asalnya Kepada Sistem Jatidiri dan Identitas Bangsa Yaitu Kepada Bangsa Yang Bereligius dan Berbudaya Maka Akan Terciptanya Masyarakat Yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.
*Kanjeng Senopati*
????????TIGA PILAR Komponen Inti Strategis Kekuatan Bangsa yaitu :
1. Komponen Kerajaan Kesultanan Nusantara.
2. Komponen Ulama Umat Indonesia.
3. Komponen TNI dan Polri (ABRI).
Didalam sistem ketatanan negara ketiga komponen tersebut hakekatnya adalah sebagai Tiga Pilar Tiga Komponen Kekuatan bangsa dan negara yang berfungsi sebagai owner, leader dan enforcer (sebagai pemilik, pemimpin dan penegak).
Yang seharusnya dan selayaknya ketiga Komponen tersebut yang memimpin dan mengelola negara. Bukan seperti sekarang negara dikelola oleh persekutuan Illuminati Dajjal yaitu kaum sekuler, liberal, kapitalis dan komunis.
????????I. KOMPONEN KERAJAAN KESULTANAN NUSANTARA
Hakekatnya adalah sebagai _owner (pewaris, pemilik dan pelestari) negeri Nusantara._ Maka hal yang sangat wajar bila komponen Kerajaan Nusantara harus dilibatkan peranannya didalam mengurus negara, rakyat dan pemerintahan sebagai stakeholders (pemangku pemerintah, pemangku rakyat dan pemangku negara). Karena memiliki tiga dasar alasan sebagai berikut :
1. Kerajaan Kesultanan Nusantara memiliki andil besar didalam mendirikan dan terbentuknya negara RI. Tanpa ijin, mandat dan pesetujuan dari para raja sultan Nusantara kepada presiden Soekarno maka negara RI (Republik Indonesia) ini tidak akan pernah bakal ada di peta dunia.
2. Kerajaan Kesultanan Nusantara adalah sebagai penyumbang dana modal terbesar dan penanam saham terbesar bagi berdirinya dan terbentuknya negara RI.
3. Kerajaan Kesultanan Nusantara memiliki tupoksi sebagai check and balance pemerintah. Dan eksistensinya sebagai pengayom pemerintah dan rakyat serta sebagai penjaga dan pelestari utama keutuhan wilayah NKRI atau Nusantara.
????????II. KOMPONEN ULAMA UMAT INDONESIA
Hakekatnya adalah sebagai Leader yaitu pemimpin dalam Pamomong / penuntun / sultan / raja yang memimpin Indonesia. Karena sudah fitrah yang disebut kepemimpinan adalah Ulama' dan Umaro sebagai Ulil Amri sebagai penguasa pemimpin rakyat. Akan terciptanya pemimpin yang adil karena sebagai berikut :
1. Karena peranan Ulama umat sebagai pemimpin penasehat bagi sultan atau penguasa dan rakyat. Didalam naskah Negarakerthagama (masalah tatanan negara) majapahit saja disebutkan, Agama seorang pemimpin negara agamanya harus mengikuti agama mayoritas rakyatnya.
2. Kenapa Ulama dan umat ? Karena umat adalah penduduk mayoritas apabila negara ini makmur dan sejahtera atau jatuh terpuruk maka yang akan paling banyak merasakan adalah umat .
3. Karena umat sebagai ujung tombak, garda terdepan_dan pelopor yang memimpin disaat perlawanan dalam perjuangan kemerdekaan melawan imperialisme dan kolonialisme
Jadi secara fitrah alamiah berdasarkan faktor geografis, demografis dan historis sangat wajar bila umat diharapkan sebagai leader (yang memimpin) di negeri ini bahkan dijelaskan oleh pujangga Ronggowarsito Umat Indonesia yang nanti bakal memimpin dunia sebagai mercusuar dunia.
Tupoksi elemen Ulama Umat adalah sebagai pamomong yaitu sebagai penuntun dan penasehat penguasa raja, presiden dan rakyat. Karena sudah sunnatullah (hukum alam) peranan Ulama diharapkan sebagai penuntun seluruh umat. Dengan tetap melindungi dan mengayomi umat lain (non muslim) yang beragama lain, itulah sebagai rahmatan Lil alamin bagi seluruh makhluk dan semesta alam.
????????III. KOMPONEN TNI Polri (ABRI)
hakekatnya adalah sebagai komponen stabilisator dan dinamisator negara. Dan eksistensinya TNI Polri sebagai ENFORCER yaitu sebagai penegak pertahanan keamanan negara dan penegak hukum.
Sebab itulah antara elemen Kerajaan Kesultanan Nusantara, elemen Umat dan elemen TNI Polri (ABRI) merupakan Tiga Pilar Komponen Inti bangsa yang tidak boleh dipisahkan, tidak boleh berdiri sendiri dan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Tapi harus sebagai satu kesatuan maka Tiga Pilar Komponen inilah yang pantas disebut sebagai penguasa negara atau Ulil Amri.
Ditetapkannya Tiga Pilar Komponen Inti Bangsasebagai leader, owner and enforcer negara itu adalah yang akan mengawali perubahan baru menuju peradaban baru, menuju perubahan kepada Indonesia baru.
Tiga Pilar Komponen Inti Bangsa menjadi satu kesatuan menjadi hegemoni menjadi sebuah building sistem negara yang kokoh, solid dan kekuatan besar dalam memimpin, mengelola negara dan bangsa yang besar Nusantara.
Diawali dari bangsa kitalah yang nantinya Nusantara diharapkan oleh dunia sebagai world police (polisi dunia), sebagai pemimpin dunia dan center of civilization (pusat peradaban)
Nusantara akan mengalami perbaikan dan perubahan sehingga tercipta Baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur. adalah sebuah negeri yang mengumpulkan seluruh kebaikan semesta alam dan penguasa yang dapat menciptakan kebaikan seluruh perilaku penduduknya.
Hanya berawal dari Bersatunya Tiga Pilar Komponen Inti Bangsa itulah maka pantas dan tidak salah jika nanti Indonesia dikatakan sebagai MERCUSUAR DUNIA
https://youtu.be/5rqQe2MovSo