Kisah Nabi Ya'qub As

bambang24
2 Views
Nabi Yaqub lahir di Kan’an (Palestina) Pindah ke Harran atau Padang Aram di tempat paman dari ibunya yang bernama Laban. Pindah ke Kan’an dan memiliki anak bernama Yusuf dan Bunyamin. Di sanalah ditetapkan kerasulannya. Diutus ke Syam/ Syria. Wafat di Hebron (Palestina). Nabi Yaqub adalah putra Nabi Ishaq. Beliau tinggal bersama pamannya di wilayah Babylon dan menikah dengan kedua puteri pamannya. Beliau dikaruniai dua belas orang anak dari empat orang istri. Nabi Yaqub berdakwah di wilayah Kan’an dan Syria. la wafat di Hebron Nabi Ishaq memiliki dua putra, yakni Yaqub dan Ish. Kedua saudara kandung ini sering bertengkar. Melihat kondisi tersebut, Nabi Ishaq dan istrinya (Rifqah) berencana memisahkan keduanya. Ibunya menyarankan Yaqub agar mengunjungi pamannya yang bernama Laban. Pamannya tinggal di Wilayah Babylon, Irak. Yaqub pun menyetujuinya. Yaqub berangkat menuju Irak. Sesampainya di sana, ia diterima dengan baik oleh pamannya. Laban memiliki kepribadian yang sangat baik. la dikenal sebagai orang kaya yang baik- hati, suka menolong, dan dermawan. Yaqub kemudian dijadikan anak angkat Laban, karena ia tidak memiliki anak laki-laki. Laban hanya memiliki dua anak perempuan bernama Layya dan Rahiel. Singkat cerita, Allah mengangkat Yaqub sebagai nabi karena ia memiliki beberapa keistimewaan, di antaranya memiliki ilmu yang tinggi, akhlak yang balk, dan semangat yang kuat dalam berdakwah. Ketika diangkat menjadi nabi, Yaqub menjadi nabi yang kaya raya dan tetap memiliki kepribadian baik serta ilmu yang tinggi. Kelebihannya tersebut banyak digunakan untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan, seperti memberi bantuan kepada orang yang terkena musibah, fakir miskin, dan orang-orang tertindas. Dalam dakwahnya, Nabi Yaqub selalu menyerukan kepada umatnya agar mengerjakan kebajikan, saling membantu sesama, menunaikan sholat, menunaikan zakat, dan selalu menyembah hanya kepada Allah. Nabi Yaqub berdakwah dengan memberikan contoh agar peduli terhadap persoalan persoalan kemanusiaan. Perbuatan mulia yang dilakukan Nabi Yaqub rupanya banyak menimbulkan rasa simpati bagi orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu banyak orang yang mau mengikuti ajakannya untuk berdakwah di jalan Allah.

Latest Videos

Partner Program Latest Videos Terms of Service About Us Copyright Cookie Privacy Contact