Kisah Nabi Uzair As
Nabi Uzair A.S. adalah seorang Nabi dan Rasul utusan Allah SWT, salah satu diantara 313 orang Rasul utusan Allah. Yang hebatnya, Nabi Uzair ini ditidurkan/dimatikan oleh Allah selama 100 tahun lamanya, lalu dihidupkan kembali oleh Allah swt., Untuk apa Nabi Uzair ditidurkan/dimatikan selama 100 tahun lamanya.
Al-Qur'an mengisahkan sikap orang-orang Yahudi yang melampaui batas karena menyebut Uzair sebagai anak Allah. Orang-orang Yahudi menyebutnya 'Izra dan dianggap pahlawan karena menulis salinan Kitab Taurat. Kala itu tidak ada satu pun yang menghafal Kitab Taurat setelah semuanya dibakar pada zaman penyerangan Raja Bukhtunasar. Maka mereka meminta Uzair mengeluarkan satu-satunya salinan Taurat yang disembunyikan oleh ayahnya sendiri bernama Sarukha. Ketika Nabi Uzair mengeluarkan salinan Kitab Taurat dari tempat persembunyiannya, didapatinya kertasnya sudah rusak dan berderai. Maka Uzair pun duduk sambil memikirkan bagaimana beliau dapat menulis kembali Kitab Taurat itu. Saat berada di hadapan orang-orang Yahudi, tiba-tiba dua bintang jatuh dari langit dan menghentak dadanya dan seketika membuka ingatannya. Lalu Uzair menulis kembali Kitab Taurat itu. Melihat itu, orang-orang Yahudi mengatakan Uzair adalah anak Allah disebabkan dua perkara. Pertama, penyaksian mereka terkait jatuhnya dua bintang dari langit. Menurut pandangan mereka, ini adalah tanda sebagai anak Tuhan. Perkara kedua adalah Nabi Uzair mampu menyalin Kitab Taurat hanya melalui ingatannya.