Rudal Hipersonik Fattah‑1 lran yang berhasil menjebol Iron Dome saat perang dengan lsraeI menjadi sorotan.
Pasalnya sistem pertahanan Iron Dome milik lsraeI ini dikenal sangat efektif dan hampir tak bisa ditembus.
Dalam serangan balik ke lsraeI, lran menggunakan kombinasi rudal tua dan Fattah‑1 yang bisa melaju hingga Mach 13–15 (sekitar 15.000 km/jam) serta berubah arah di udara, sehingga sulit dideteksi maupun dicegat.
Strategi lran dimulai dengan meluncurkan rudal-rudal usang yang berusia hampir 30 tahun untuk melemahkan pertahanan lsraeI, kemudian disusul oleh rudal hipersonik Fattah‑1 yang lebih canggih.
Meski Iron Dome dan sistem pertahanan lain seperti David’s Sling dan Arrow dirancang untuk mencegat berbagai macam rudal, mereka dibuat untuk menanggulangi serangan jarak pendek hingga menengah dengan biaya yang cukup tinggi.
Iron Dome, misalnya, menghabiskan sekitar US$60.000 per tembakan (± Rp 1 miliar), sementara David’s Sling dan Arrow bisa mencapai US$1 juta (± Rp16,5 miliar) hingga US$3 juta (± Rp49,5 miliar) per pencegat.
Namun, kecepatan dan kelincahan rudal hipersonik seperti Fattah‑1 yang jauh lebih murah membuat sistem pertahanan lsraeI kesulitan merespons secara efektif.
Learn how to kill the Morgana Magistra T4 solo in Albion Online.
In this episode, I take on a Morgana Magistra T4 in a solo PvE fight and show the battle from start to finish. After defeating the monster, I receive...
Homebase: Pindah ke Palangka Raya, Kalteng. Nama "Isen Mulang" berarti "pantang mundur".
Kompetisi: Resmi disahkan PSSI untuk berlaga di Super League musim 2026/2027.
Klub Baru: Nama Adhyaksa kini...