Kematian Istri pertama Stalin 1907
Pada tahun 1907, istri pertama Joseph Stalin, Ketevan (Kato) Svanidze, meninggal dunia karena sakit. Peristiwa ini disebut-sebut menjadi salah satu momen paling emosional dalam hidupnya. Di pemakaman, Stalin dilaporkan menangis dan berkata bahwa kepergian istrinya telah “melunakkan hatinya yang keras” dan bahwa bersama sang istri, “perasaan hangat terakhirnya terhadap kemanusiaan ikut mati.”
Ucapan itu sering dikutip untuk menggambarkan perubahan besar dalam dirinya. Setelah kematian Kato, Stalin semakin tenggelam dalam aktivitas revolusioner dan perjuangan politik yang keras. Banyak sejarawan menilai bahwa tragedi pribadi ini ikut membentuk sisi dingin dan tegasnya di kemudian hari, meski tentu saja perjalanan hidup dan kekuasaan juga dipengaruhi banyak faktor lain.
Kisah ini menunjukkan bahwa bahkan tokoh sejarah yang dikenal keras sekalipun pernah mengalami luka pribadi yang mendalam.
Video ini dibuat semata-mata untuk tujuan edukasi dan pembahasan sejarah.
Kami tidak mendukung, membenarkan, atau mempromosikan kekerasan, peperangan, terorisme, maupun tindakan melanggar hukum dalam bentuk apa pun.