21 Mei 2008

Rodi Isril
2 Views
21 Mei 2008 menjadi malam yang tak terlupakan di Stadion Luzhniki, Moskow. Di bawah hujan deras dan atmosfer penuh tekanan, Manchester United dan Chelsea saling berhadapan demi tahta tertinggi Eropa. Laga langsung berjalan intens. Cristiano Ronaldo membuka skor lewat sundulan khasnya, sebelum Frank Lampard menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Hujan yang terus turun membuat suasana semakin dramatis. Babak kedua berlangsung panas. Peluang tercipta di kedua sisi, namun tak ada gol tambahan. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, di mana emosi memuncak dan Didier Drogba harus meninggalkan lapangan setelah kartu merah. Penentuan juara pun bergeser ke adu penalti. Saat Ronaldo gagal mengeksekusi, harapan United sempat goyah. Namun momen penentuan datang ketika John Terry terpeleset, mengubah arah nasib di detik paling krusial. Akhirnya, Edwin van der Sar menepis penalti Nicolas Anelka. Manchester United mengangkat trofi Liga Champions ketiganya. Di bawah hujan Moskow, air mata bahagia dan duka bercampur, mengabadikan satu malam yang akan selalu dikenang dalam sejarah sepak bola

Latest videos

Latest Videos Partner Program Terms of Service About Us Copyright Cookie Privacy Contact