"Baggio mati sambil berdiri 2

Dora Budeg
36 Views
???????????????????????????? "Baggio mati sambil berdiri" adalah ungkapan yang merujuk pada momen ikonik di Final Piala Dunia 1994 di Rose Bowl, Amerika Serikat. ​IBaggio membawa Italia ke final hampir sendirian dengan performa luar biasa di fase gugur. Ia ingin menebus air mata ayahnya pada tahun 1970 (saat Italia kalah dari Brasil di final). ​ Setelah pertandingan berakhir imbang, laga berlanjut ke adu penalti. Baggio, pemain terbaik dunia saat itu, menjadi penendang terakhir. Bolanya melambung tinggi di atas mistar. ​ Setelah tendangan itu gagal, Baggio tidak jatuh tersungkur. Ia berdiri terpaku, menundukkan kepala, sementara pemain Brasil merayakan kemenangan di sekelilingnya. Itulah mengapa dunia menyebutnya "mati sambil berdiri"—sebuah kehancuran mental yang dialami dalam posisi tegak. Meskipun gagal menjuarai Piala Dunia, Roberto Baggio tetap dianggap sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Kegagalannya justru membuatnya lebih "manusiawi" dan dicintai oleh fans sepak bola di seluruh dunia hingga saat ini.

Latest videos

Latest Videos Partner Program Terms of Service About Us Copyright Cookie Privacy Contact