Paris Saint-Germain asuhan Luis Enrique kini menjadi tim yang paling kohesif secara taktik di sepak bola Eropa

Jules Wilburn
21 Views
Paris Saint-Germain asuhan Luis Enrique kini menjadi tim yang paling kohesif secara taktik di sepak bola Eropa — dan mereka membuktikannya dengan memenangkan Liga Champions 2024-25 tanpa seorang superstar. Manajer asal Spanyol itu mengambil alih PSG pada Juli 2023 dengan filosofi radikal: pressing kolektif, sepak bola posisional, dan tanpa bintang yang tak tergantikan. Ketika Kylian Mbappé pindah ke Real Madrid pada musim panas 2024, para kritikus memprediksi keruntuhan. Sebaliknya, PSG memberikan treble kontinental — Ligue 1, Coupe de France, dan kemenangan bersejarah 5-0 di final Liga Champions atas Inter Milan di Munich. Ousmane Dembélé, Vitinha, Bradley Barcola, dan sensasi remaja Désiré Doué menggerakkan sistem Luis Enrique, menyingkirkan Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal di sepanjang jalan. Luis Enrique menjadi manajer kedua dalam sejarah yang memenangkan treble di dua klub berbeda. ⚠️No copyright #sepakbola #liga #football #indonesia #bola #beritabola #ronaldo #messi

Latest videos

Latest Videos Partner Program Terms of Service About Us Copyright Cookie Privacy Contact