Muhammad Ali menghindari 21 pukulan dalam 10 detik. Dengan posisi terpojok dan akurasi dodging 100%.
Muhammad Ali menghindari 21 pukulan dalam 10 detik. Dengan posisi terpojok dan akurasi dodging 100%.
Pada tahun 1977, Muhammad Ali mengikuti sebuah pertandingan ekshibisi melawan petinju muda Michael Dokes.
Secara teknik, ini bukan pertarungan perebutan gelar, namun rekaman yang muncul dari laga ini justru menjadi salah satu cuplikan defensif yang paling sering dianalisis dalam sejarah tinju modern.
Cuplikan tersebut memperlihatkan Dokes menekan Ali ke sudut ring.
Selama sekitar 10 detik, Dokes melontarkan kurang lebih 21 pukulan berturut-turut — mulai dari jab hingga kombinasi hook jarak dekat.
Ali tidak membalas pukulan. Ia hanya bertahan.
Dengan gerakan kepala, bahu, dan footwork minimal, Ali menghindari seluruh pukulan tanpa kontak yang jelas.
Peristiwa ini sering disebut sebagai demonstrasi teknik “slipping and dodging”, yaitu kombinasi elakan menggunakan momentum tubuh untuk mengurangi atau meniadakan dampak pukulan.
Cuplikan itu kemudian didistribusikan ulang pada era digital dan menjadi contoh klasik bagaimana pertahanan dapat menjadi narasi tersendiri dalam olahraga tinju.
Bagi sebagian analis, momen ini menandai salah satu titik ketika Ali membuktikan bahwa kecepatan persepsi dan refleks tetap menjadi aspek penting dalam tinju, bahkan setelah melewati puncak kariernya.
????Link cek di bio
Ikuti???? dewafakta ???? untuk video-video fakta menarik lainnya
#fakta #faktadunia #faktaunik #faktamenarik #edukasi #tahukahkamu #infodunia #pengetahuan #wawasan #faktanyata #kamuharustahu #literasi #sejarah #faktasejarah #sains #biologi #fisika #belajar #ilmupengetahuan #tokohdunia #faktasains #fyp #foryoupage #viralindonesia #trending #kontenedukasi #faktaviral #infoterkini
Sponsored