Kenyataan Pahit atau Kebohongan Indah
Ternyata benar kata Tan Malaka dalam bukunya Madilog. Banyak dari kita yang lebih memilih untuk dibuai oleh kebohongan yang manis daripada harus menghadapi kenyataan yang pahit. Kenapa ya?
Mungkin karena kebenaran itu sering kali menyakitkan dan sulit untuk diterima. Tapi tahukah kamu, hanya dengan menghadapi kenyataanlah kita bisa benar-benar tumbuh dan berkembang.
Tan Malaka, seorang pahlawan nasional dan pemikir besar, mengingatkan kita untuk selalu mengutamakan Materialisme, Dialektika, dan Logika (Madilog) dalam berpikir. Jangan biarkan dirimu termanipulasi oleh janji-janji manis yang semu.
Sponsored