DAMKAR BISA JADI APA AJA
Adi Taufik Suhartono, siswa kelas IX D, harus ikuti acara perpisahan sekolah tanpa kehadiran orang tua. Ibunya sudah meninggal, ayahnya hampir 10 tahun tak pernah pulang.
Kakak Adi yang selama ini merawatnya juga tak bisa hadir, sebab di hari yang sama ia harus menghadiri acara perpisahan anaknya sendiri. Adi nyaris sendirian.
Keluarga lalu hubungi Pos Damkar WMK Banjarsari, minta bantuan jadi wali dadakan. Dikri dan Nurholis langsung sanggupi, berangkat ke sekolah hari itu juga.
Sejak pukul 10 pagi, dampingi Adi di setiap rangkaian acara, termasuk momen sungkeman, salah satu bagian paling haru dalam perpisahan sekolah.