303VIP | Di bawah asuhan Fabio Capello, Rossoneri memiliki komposisi pemain yang luar biasa lengkap

Petir Zeuss
0 Views
Pada akhir 1990-an, Carlo Ancelotti masih dikenal publik sebagai mantan gelandang elegan Italia yang baru saja menutup karier bermainnya. Wajahnya nyaris tak banyak berubah hingga kini, dan pada 1997 ia sudah berada di pinggir lapangan, memulai fase penting sebagai pelatih. Saat itu Ancelotti memang belum menangani AC Milan—ia masih melatih Parma (1996–1998)—namun ia hidup di era yang sama ketika Milan memiliki salah satu skuad paling ditakuti di Eropa. AC Milan musim 1996/1997 tampil sebagai kekuatan besar di Serie A dan Liga Champions. Di bawah asuhan Fabio Capello, Rossoneri memiliki komposisi pemain yang luar biasa lengkap. Di lini belakang berdiri tembok kokoh Paolo Maldini, Franco Baresi yang menjalani musim-musim terakhirnya, Alessandro Costacurta, serta penjaga gawang legendaris Sebastiano Rossi. Pertahanan Milan kala itu dikenal nyaris tak tertembus dan sangat disiplin secara taktik. Lini tengah tak kalah mengerikan. Nama-nama seperti Demetrio Albertini, Marcel Desailly, dan Zvonimir Boban menjadi otak permainan. Mereka menggabungkan kekuatan fisik, visi bermain, serta kecerdasan taktik khas sepak bola Italia. Sementara di depan, Milan memiliki George Weah—pemenang Ballon d’Or 1995—yang masih berada di puncak performa dan menjadi momok bagi pertahanan lawan. Hasilnya, AC Milan menjuarai Serie A musim 1996/1997 dengan dominasi yang meyakinkan. Mereka finis di puncak klasemen dengan selisih poin cukup jauh dari para pesaing, menegaskan status Milan sebagai tim paling kuat di Italia saat itu. Meski langkah mereka di Liga Champions terhenti di fase grup, kualitas skuad Milan tetap diakui sebagai salah satu yang terbaik di Eropa. Carlo Ancelotti baru benar-benar bersentuhan langsung dengan AC Milan beberapa tahun kemudian, ketika ia ditunjuk sebagai pelatih pada 2001. Namun, pengalaman hidup dan melatih di era keemasan Serie A—termasuk menyaksikan langsung keganasan Milan 1997—membentuk filosofi dan ketenangan khas Ancelotti yang kita kenal hingga sekarang. Awet tua, karismatik, dan penuh wibawa, Ancelotti adalah produk dari masa ketika sepak bola Italia berada di puncak kejayaannya, bersama skuad AC Milan yang pernah begitu disegani dunia. #303VIPfootballfootballanalysisfootballfactsfootballtiktokfootballnews
Partner Program Latest Videos Terms of Service About Us Copyright Cookie Privacy Contact