Tomos kemudian diundang ke fasilitas latihan Manchester United untuk bertemu kembali dengan Rooney
Pada laga Swansea City vs Manchester United di Liberty Stadium pada Agustus 2015, terjadi sebuah momen ringan yang langsung menjadi viral di jagat sepak bola. Di area terowongan, para pemain bersiap memasuki lapangan sambil ditemani para maskot cilik. Di antara mereka, ada seorang anak laki-laki Swansea bernama Tomos, yang kala itu berusia sembilan tahun.
Awalnya, Tomos berdiri tenang layaknya maskot pada umumnya. Namun semuanya berubah ketika ia menoleh sedikit ke kiri—dan menyadari siapa yang berdiri persis di sampingnya. Bukan pemain biasa, melainkan Wayne Rooney, kapten Manchester United dan salah satu bintang terbesar Liga Inggris saat itu.
Begitu menyadari hal itu, ekspresi Tomos langsung berubah total. Mulutnya terbuka lebar, matanya membesar, dan wajahnya memperlihatkan rasa tak percaya yang polos sekaligus lucu. Detik kecil di terowongan itu terekam kamera dan menyebar cepat ke seluruh media: sebuah momen jujur anak kecil yang baru saja sadar sedang berdampingan dengan idolanya.
Reaksi tersebut begitu menggemaskan hingga video Tomos menjadi viral di banyak platform, membuatnya mencuri perhatian publik hampir sebesar jalannya pertandingan itu sendiri. Bahkan, karena viralnya momen tersebut, Tomos kemudian diundang ke fasilitas latihan Manchester United untuk bertemu kembali dengan Rooney — kali ini dalam suasana santai. Ia bahkan diberi kesempatan mengeksekusi penalti di hadapan sang legenda Inggris.
Momen sederhana itu kini dikenang sebagai salah satu kejadian paling lucu dan humanis di dunia sepak bola: sebuah ekspresi spontan dari anak kecil yang tak sengaja bertemu sosok yang selama ini hanya ia lihat di layar televisi. A natural, wholesome football moment.
#303vipfootballfootballanalysisfootballfactsfootballtiktokfootballnews
Sign in to join the conversation.
Sign in with Google
Comments