Momen ini terjadi pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions
Momen ini terjadi pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara FC Copenhagen dan Manchester City tanggal 13 Februari 2024.
Dalam laga ini, Stones bermain sebagai inverted center-back. Saat bertahan ia menjadi bek tengah berdampingan dengan Rúben Dias, namun saat menyerang ia maju menjadi gelandang jangkar ganda menemani Rodri untuk membongkar pertahanan berlapis Copenhagen. Perubahan posisi yang terus-menerus ini membutuhkan instruksi langsung (micro-coaching) dari Pep.
Pertandingan sempat mengalami perubahan ritme karena Jack Grealish cedera di menit ke-21 dan digantikan Jérémy Doku. Hal ini memaksa Pep menyesuaikan sirkulasi bola tim, yang menjadi momen ideal bagi Pep untuk memanggil Stones ke pinggir lapangan guna mengatur ulang tempo permainan.
Ketika City sedang memegang kendali penuh, kesalahan umpan dari kiper Ederson berhasil dimanfaatkan oleh Mattsson untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tekanan instan dari atmosfer stadion yang bergemuruh membuat Pep harus bergerak cepat di pinggir lapangan bersama para pemain kunci seperti Stones agar tim tidak kehilangan ketenangan taktis.
Kemenangan 3-1 di Denmark ini menjadi modal krusial yang akhirnya membawa tim asuhan Pep Guardiola melaju mulus ke babak perempat final setelah kembali menang dengan skor serupa di leg kedua.
Latest Videos
Food is Medicine | Natural Foods for Every Organ | Health Tips
Food is Medicine | Natural Foods for Every Organ | Health Tips
Hsjdhedb
Dudeueueh
#uefa #championsleague #football #fifa #manchasterunited 57
#uefachampionsleaguefootballfifamanchasterunited
failed transition 🥲❤️🌚TIKTOK_REELS VIDEO #simpalkharel #shorts #trending #saree
failed transition 🥲❤️🌚TIKTOK_REELS VIDEO #simpalkharel #shorts #trending #saree
Siapapun lawannya, urusan provokasi Leandro Paredes emang ga ada obatnya! 😂🔥
Niatnya cuma mau nendang sepak pojok, tapi stadium langsung membara sampai-sampai doi harus dikawal barikade tameng polisi biar ga kena lemparan suporter tuan rumah. Semua ini berawal dari kelakuannya yang melayangkan bola sekeras mungkin ke pemain lawan yang lagi tergeletak! 💥💣