Momen legendaris tersebut terjadi pada 6 Mei 2015
Momen legendaris tersebut terjadi pada 6 Mei 2015 dalam pertandingan leg pertama babak semifinal Liga Champions UEFA antara Barcelona vs Bayern Munchen di Stadion Camp Nou.
Gol kedua Lionel Messi pada menit ke-80 di laga tersebut melahirkan salah satu cuplikan visual paling ikonik sepanjang sejarah sepak bola modern, yang kemudian dikenal secara global dengan sebutan "The Ankle Breaker"
Bek tengah Bayern Munchen, Jérôme Boateng, bergerak menutup ruang dan membayangi pergerakan Messi. Messi melakukan gerakan tipuan tubuh seolah-olah ingin memotong jalur ke arah dalam (cut inside) menggunakan kaki kirinya yang dominan.
Merespons gerakan tersebut, Boateng langsung menggeser tumpuan tubuhnya ke kiri. Namun, dalam hitungan milidetik, Messi secara instan mengubah arah dribble-nya ke sisi luar (sebelah kanan). Perubahan arah mendadak ini membuat Boateng kehilangan keseimbangan total hingga jatuh telentang ke tanah seperti pohon tumbang.
Menghadapi kiper terbaik dunia saat itu, Manuel Neuer, yang langsung maju menutup ruang, Messi secara cerdik melakukan tendangan cungkil (chip ball) menggunakan kaki kanannya yang melewati kepala Neuer dan masuk mulus ke gawang.