Cara Szczesny tenangkan pikiran
Ia buat 2 kesalahan yang berujung timnya kalah. Biar gak stres di ruang ganti ia nyalakan rokok. Salah satu rekannya ngadu ke pelatih, karena aturannya jelas dilarang merokok di ruang ganti, ia pun kena denda 20 ribu euro serta kehilangan tempat utama.
Arsenal meminjamkannya ke Roma, dan di sana ia kembali bersinar sampai suatu malam Barcelona menghancurkannya. 6 gol, karna rasa frustasi ia sebat lagi, denda lagi. Ia lanjut ke Juventus dengan klausul kontrak yang melarang merokok di ruang ganti, dan ia setuju. Hari pertama ia perkenalan, di kepalanya seperti "kok di ruang ganti bau rokok?" Ia melangkah, dan melihat Buffon sedang sebat. Szczesny bilang, "mereka melarang seseorang merokok di ruang ganti." Buffon beranjak sambil tertawa lalu bilang, "Lupakan peraturan, selamat datang di Juventus kawan." Sesuatu menjadi lebih liar saat kemudian pelatihnya, Maurizio Sari, pecandu rokok berat mengambil alih.
Sekarang semuanya nampak lebih mudah bagi Szczesny, bahkan mereka memenangkan piala bersama-sama, berbincang dengan rokok menyala di mulutnya. Kebiasaan yang terus ia bawa di mana pun berada, bahkan saat di bangku cadangan pun ia tak bisa diam 90 menit tanpa nikotin di mulutnya.