Pasukan Berani Mati (PBM) untuk kelompok relawan yang dibentuk oleh para pendukung Presiden Gus Dur
Pasukan Berani Mati (PBM) adalah sebutan untuk kelompok relawan yang dibentuk oleh para pendukung Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ketika situasi politik Indonesia memanas pada tahun 2001.
Kelompok ini bukan organisasi resmi, melainkan gabungan relawan dari berbagai daerah, terutama warga Nahdlatul Ulama (NU), Banser, para santri, dan masyarakat yang setia mendukung Gus Dur.
PBM mulai bermunculan ketika muncul wacana bahwa Gus Dur akan dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden.
Para pendukungnya khawatir proses tersebut tidak berjalan adil, sehingga di berbagai daerah mereka membentuk kelompok relawan yang menyatakan siap membela Gus Dur.
Karena mereka mengaku siap mempertaruhkan nyawa, media saat itu kemudian menyebut mereka sebagai "Pasukan Berani Mati".
Menjelang Sidang Istimewa MPR pada Juli 2001, jumlah pendukung yang ingin berangkat ke Jakarta terus bertambah.
Beberapa laporan menyebut jumlahnya mencapai ratusan ribu orang. Namun, Gus Dur justru meminta seluruh pendukungnya tetap tenang dan tidak datang ke Jakarta.
Ia menegaskan bahwa jabatan presiden tidak sebanding dengan nyawa rakyat, sehingga ia tidak ingin terjadi bentrokan atau pertumpahan darah.
Pada 23 Juli 2001, MPR resmi memberhentikan Gus Dur dari jabatan Presiden Republik Indonesia.
Meskipun situasi saat itu sangat tegang, bentrokan besar yang dikhawatirkan tidak terjadi karena banyak pendukung mematuhi imbauan Gus Dur untuk menahan diri dan kembali ke daerah masing-masing.
Setelah Gus Dur tidak lagi menjabat sebagai presiden, Pasukan Berani Mati juga tidak lagi aktif.
Karena sejak awal PBM bukan organisasi resmi yang memiliki kepengurusan nasional, kelompok ini tidak pernah dibubarkan secara resmi.
Keberadaannya berakhir dengan sendirinya setelah krisis politik tahun 2001 mereda.
📍Link cek di bio
Ikuti👉 dewafakta 👈 untuk video-video fakta menarik lainnya
📩 DM untuk penghapusan video.
⚠️ Semua gambar adalah milik pemiliknya masing-masing‼️
#fakta