Episiotomi adalah prosedur bedah berupa sayatan kecil pada perineum
Episiotomi adalah prosedur bedah berupa sayatan kecil pada perineum, yaitu jaringan di antara lubang vagina dan anus, yang dilakukan saat proses persalinan normal dalam kondisi tertentu. Tujuannya adalah memperlebar jalan lahir agar bayi lebih mudah dilahirkan, terutama ketika persalinan harus segera diselesaikan atau memerlukan bantuan seperti vakum maupun forsep.
Salah satu teknik yang paling sering digunakan adalah episiotomi mediolateral. Pada teknik ini, sayatan dimulai sekitar 3 mm dari garis tengah bagian bawah lubang vagina, kemudian diarahkan menyamping dengan sudut sekitar 60 derajat. Arah sayatan tersebut dipilih untuk membantu mengurangi risiko robekan yang meluas hingga mengenai otot anus dan rektum.
Prosedur ini umumnya dilakukan menggunakan gunting bedah khusus. Jika ibu belum mendapatkan anestesi epidural, area yang akan disayat biasanya terlebih dahulu diberikan anestesi lokal agar rasa nyeri berkurang. Setelah bayi dan plasenta lahir, sayatan tersebut akan dijahit kembali menggunakan benang yang dapat diserap oleh tubuh.
Saat ini, episiotomi tidak lagi dilakukan secara rutin pada setiap persalinan normal. Tindakan ini hanya dilakukan bila memang terdapat indikasi medis yang jelas, sehingga manfaatnya lebih besar dibandingkan risikonya.
Sumber: World Health Organization (WHO), NICE Guideline: Intrapartum Care, Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG), International Continence Society (ICS).
🎬: joven.medico
📍Link cek di bio
Ikuti👉 dewafakta 👈 untuk video-video fakta menarik lainnya
📩 DM untuk penghapusan video.
⚠️ Semua gambar adalah milik pemiliknya masing-masing‼️
#fakta