Dosa_Kesombongan_Pertama_di_Alam_Semesta

Alzikri Official
6 Views
1. Penciptaan Nabi Adam a.s. Allah menciptakan Nabi Adam a.s. dari tanah liat kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk . Setelah menyempurnakan bentuk kejadiannya, Allah meniupkan ruh ciptaan-Nya ke dalam tubuh Adam . Selain itu, Allah mengajarkan kepada Adam nama-nama benda seluruhnya . 2. Perintah Bersujud dan Pembangkangan Iblis Setelah penciptaan Adam, Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam sebagai bentuk penghormatan dan pemuliaan . Seluruh malaikat mematuhi perintah tersebut dan bersujud . Namun, Iblis membangkang, bersikap takabur, dan enggan bersujud . Iblis—yang berasal dari golongan jin —merasa dirinya lebih mulia daripada Adam. Ketika Allah mempertanyakan alasan pembangkangannya, Iblis menjawab bahwa ia lebih baik karena diciptakan dari api, sedangkan Adam diciptakan dari tanah . 3. Hukuman dan Sumpah Iblis Akibat kesombongan dan pembangkangannya, Allah mengusir Iblis dari surga serta melaknatnya hingga hari pembalasan/kiamat . Iblis kemudian memohon agar usianya ditangguhkan hingga hari manusia dibangkitkan, dan Allah mengabulkan permohonan penangguhan tersebut . Setelah diberi penangguhan, Iblis bersumpah akan menyesatkan keturunan Adam di bumi serta membuat perbuatan maksiat tampak indah bagi mereka, kecuali bagi hamba-hamba Allah yang mukhlis (ikhlas) . 4. Kehidupan di Surga dan Bujukan Syaitan Allah memperbolehkan Adam dan istrinya (Hawa) tinggal di surga serta menikmati makanan yang melimpah di dalamnya . Allah memberi satu larangan, yaitu tidak boleh mendekati sebuah pohon tertentu, serta mengingatkan bahwa Iblis adalah musuh yang nyata bagi mereka . Namun, Iblis membisikkan tipu daya dan membujuk mereka dengan sebutan pohon khuldi (keabadian) dan iming-iming kerajaan yang tidak akan binasa . Karena Adam lupa akan perintah Tuhannya , ia dan istrinya terpedaya lalu memakan buah pohon tersebut . Akibatnya, tersingkaplah aurat mereka, dan mereka berusaha menutupinya menggunakan daun-daun surga . 5. Taubat dan Turun ke Bumi Atas pelanggaran tersebut, Allah memerintahkan Adam dan Hawa untuk turun dari surga ke bumi . Adam kemudian menerima beberapa kalimat (ajaran kata-kata untuk bertaubat) dari Tuhannya, dan Allah menerima taubatnya . Allah menjadikan bumi sebagai tempat kediaman dan kesenangan sementara bagi manusia, sekaligus menjanjikan petunjuk-Nya bagi siapa saja yang mau mengikutinya .