Saat Barcelona harus naik bus 2 hari untuk lawan Inter
Jelang semifinal Liga Champions 2010, Barcelona harus menempuh hampir 1.000 kilometer dengan bus selama dua hari. Letusan gunung berapi di Eropa membuat semua penerbangan dibatalkan.
Tapi mungkin, kisah melelahkan itu hanyalah awal dari drama yang lebih besar. Di kubu Inter ada Samuel Eto'o, mantan bintang Barcelona yang dilepas sebagai bagian dari kepindahan Ibrahimović. Meski Mourinho minta bertahan, Ibra tak mau dan memilih Barca demi ambisi juara Liga Champions, gelar yang tak pernah ia dapat. Leg pertama Inter menang 3-1, leg kedua pun, Camp Nou berubah menjadi lautan tekanan. Barcelona mencetak gol, sial Thiago Motta malah dapat kartu merah setelah insiden dengan Busquets.
Inter pun bertahan habis-habisan, lebih besar dari sekedar parkir bis, Guardiola bahkan sampai menyuruh Piqué jadi penyerang, dan strategi itu berhasil. Piqué mencetak gol, Barcelona hanya butuh satu gol lagi, tapi momen itu tak pernah datang. Peluit panjang berbunyi. Inter lolos ke final. Mourinho sampai berlari ke tengah lapangan merayakan kemenangan, membalas ejekan fans Barca yang menyebutnya hanya seorang translator. Akhir kisah Inter juara, Eto'o back to back trebele, Ironisnya, di sisi lain Zlatan hanya bertahan satu musim di Barcelona, bertengkar dengan Guardiola, ajaibnya setahun kemudian, Barcelona justru menjadi juara Liga Champions, sampai pensiun, Zlatan tak pernah memenangkan gelar Liga Champions.
Sign in to join the conversation.
Sign in with Google
Comments