Hijrah Menuju Hidup tenang
Di usia 35 tahun, Andi telah mencapai puncak karier yang diimpikan banyak orang sebagai manajer puncak di sebuah perusahaan teknologi terkemuka. Ia dikelilingi kemapanan: gaji berlimpah, mobil mewah, dan tempat tinggal di kawasan elit. Namun, di balik kesibukan dan ambisi membara tersebut, tersimpan kehampaan yang mendalam. Suatu hari, tubuhnya memberikan sinyal peringatan keras berupa serangan panik (panic attack) akibat burnout parah yang merenggut ketenangan jiwanya.
Masa pemulihan menjadi titik balik bagi Andi. Ia mulai mempertanyakan arah hidupnya dan menyadari bahwa pencapaian duniawi tidak mampu memuaskan hatinya. Perjalanan hijrahnya pun dimulai—sebuah proses tidak instan yang dipenuhi ujian, mulai dari belajar kembali merutinkan salat, mengatasi rasa bersalah ketika jatuh dalam ibadah, hingga membiasakan diri membaca dan merenungkan Al-Qur'an.
Di tengah tekanan dari lingkungan kerja dan tuntutan sosial, Andi berusaha menemukan kembali keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Cerita ini menyampaikan pesan yang mendalam bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk kembali kepada Allah, dan bahwa ketenangan sejati hanya bisa ditemukan saat seseorang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
https://kbm.id/book/detail/35e4f341-ed83-4a75-b11d-6fcd65f6066c#google_vignette
#novel
Sign in to join the conversation.
Sign in with Google
Comments