monster manchester united 2

6 Views
Ketika Cristiano Ronaldo tiba di Manchester United pada tahun 2003, ia adalah seorang pemain sayap kurus berusia 18 tahun dari Sporting CP, penuh trik tetapi belum menjadi pemain yang matang. Sir Alex Ferguson terpikat setelah melihatnya mengobrak-abrik pertahanan United dalam sebuah laga persahabatan, lalu merekrutnya sebagai pemilik nomor punggung 7 termuda dalam sejarah klub. Di masa-masa awal tersebut, Ronaldo bermain mencolok dan terkadang egois; ia gemar melakukan *step-over* dan kerap memaksakan diri mendribel melewati bek lawan saat operan sederhana sebenarnya adalah pilihan yang lebih baik. Ferguson pun menjadi jauh lebih sekadar manajer baginya. Ia adalah seorang mentor dan, dalam kata-kata Ronaldo sendiri, sosok seorang ayah. Ferguson mendorong sang remaja untuk memangkas aksi pamer trik yang berlebihan dan lebih berfokus pada hasil akhir: gol, *assist*, serta keputusan-keputusan yang benar-benar memenangkan pertandingan. Disiplin tersebut, berpadu dengan etos kerja Ronaldo yang tak kenal lelah, mengubah seorang anak muda berbakat menjadi bintang kelas dunia. Ia memenangkan tiga gelar Premier League, Liga Champions 2008, dan Ballon d'Or pertamanya di bawah asuhan Ferguson, serta ikatan di antara keduanya tetap menjadi salah satu kisah mentor dan murid paling terkenal dalam sejarah sepak bola. © Semua gambar adalah milik pemiliknya masing-masing‼️ 🚫NO COPYRIGHT🚫 LiveStreaming ? 📍Link cek di bio #cristianoronaldo

Comments