apa bener guys?
Saat membuat tato, jarum akan menusuk kulit berulang kali untuk memasukkan tinta ke lapisan kulit bagian dalam. Proses ini merangsang ujung saraf yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak.
Bagian tubuh yang memiliki lapisan lemak tipis dan dekat dengan tulang, seperti tulang kering, bisa terasa lebih sakit saat ditato karena bantalan jaringan di bawah kulit lebih sedikit. Area yang memiliki banyak ujung saraf atau kulit yang sensitif juga bisa terasa lebih nyeri.
Rasa sakitnya berbeda-beda pada setiap orang, tergantung lokasi tato, teknik pengerjaan, durasi sesi, dan tingkat toleransi terhadap rasa sakit. Semakin besar tato, semakin lama pula proses pengerjaannya, sehingga kulit bisa mengalami iritasi dan terasa makin sensitif selama sesi berlangsung.
Credit: yoga_jms
Sumber: Mayo Clinic, NHS (National Health
📍Link cek di bio
Ikuti👉 dewafakta 👈 untuk video-video fakta menarik lainnya
📩 DM untuk penghapusan video.
⚠️ Semua gambar adalah milik pemiliknya masing-masing‼️
#fakta
Sign in to join the conversation.
Sign in with Google
Comments