sidik jari dapat mengungkapkan semuanya
Dalam ilmu forensik, pelaku kejahatan hampir selalu meninggalkan jejak, baik secara fisik maupun digital. Jejak itu tidak selalu berupa sidik jari yang terlihat jelas, tetapi bisa muncul dari benda-benda yang digunakan sehari-hari seperti ponsel, kendaraan, pakaian, sepatu, hingga pola aktivitas sebelum dan sesudah kejadian.
Ponsel misalnya, dapat menyimpan banyak informasi tanpa disadari pemiliknya, mulai dari riwayat lokasi, waktu penggunaan, koneksi internet, komunikasi, hingga pergerakan yang terekam sistem digital. Begitu juga dengan benda lain di sekitar tempat kejadian. Sentuhan kecil pada permukaan tertentu dapat meninggalkan sidik jari, serpihan serat kain, minyak alami kulit, bahkan partikel debu yang mampu membantu penyelidik membaca urutan peristiwa.
Ahli forensik pada dasarnya tidak mengejar hal-hal yang bersifat “misterius”. Mereka bekerja dengan prinsip bahwa setiap tindakan manusia cenderung meninggalkan pola, dan setiap pola dapat dianalisis secara ilmiah. Dalam banyak kasus, justru kesalahan kecil yang dianggap sepele menjadi titik awal terungkapnya sebuah kejahatan.
Sumber: FBI Laboratory Services National Institute of Justice Encyclopaedia Britannica - Forensic Science
📍Link cek di bio
Ikuti👉 dewafakta 👈 untuk video-video fakta menarik lainnya
📩 DM untuk penghapusan video.
⚠️ Semua gambar adalah milik pemiliknya masing-masing‼️
#fakta
Sign in to join the conversation.
Sign in with Google
Comments