Paraguay melakukan 18 pelanggaran saat menghadapi Prancis
di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 tanpa satu pun pemainnya menerima kartu kuning—sebuah situasi yang memicu salah satu keputusan wasit paling kontroversial dalam sejarah modern Piala Dunia.
Matías Galarza menyikut wajah Jules Koundé, beberapa kali melakukan tekel terlambat terhadap Michael Olise, serta melakukan simulasi pelanggaran yang berujung pada kartu kuning bagi Olise di masa *injury time*—namun wasit Ilgiz Tantashev tidak memberikan kartu sama sekali kepada pemain Paraguay sepanjang pertandingan di Philadelphia tersebut. Di sisi lain, Prancis justru menerima dua kartu kuning meskipun melakukan pelanggaran lebih sedikit. Kesenjangan ini segera memicu perdebatan di dunia sepak bola mengenai standar kepemimpinan wasit di Piala Dunia FIFA 2026, serta mempertanyakan apakah taktik manipulatif Paraguay justru mendapatkan keuntungan—alih-alih hukuman—dari sistem pengadil pertandingan sepak bola profesional di tingkat tertinggi.
⚠️No copyright
#sepakbola #liga #football #indonesia #bola #beritabola #ronaldo #messi
Sponsored