La Masía
La Masía adalah satu-satunya akademi sepak bola dalam sejarah profesional yang pernah menyumbangkan seluruh 11 pemain *starter* bagi sebuah tim di pertandingan Liga Champions secara bersamaan—sebuah pencapaian yang diraih Barcelona saat melawan Villarreal pada tahun 2012, di mana setiap pemain dalam susunan awal tersebut merupakan lulusan akademi berbasis asrama di Catalonia itu.
Didirikan pada tahun 1979 di sebuah rumah pertanian yang terletak di sebelah Camp Nou, La Masía telah melahirkan pemain-pemain seperti Lionel Messi, Xavi, Andrés Iniesta, Carles Puyol, Víctor Valdés, Gerard Piqué, dan Lamine Yamal—tujuh pemain yang secara kolektif telah memenangkan 30 gelar Liga Champions dan 11 penghargaan Ballon d’Or. Pada musim La Liga 2026-27, skuad utama Barcelona diperkuat oleh sembilan lulusan La Masía, yang sekaligus mengukuhkan posisi akademi ini sebagai sistem akademi modern paling konsisten dan bertahan lama dalam dunia sepak bola profesional.
Skuad Real Madrid yang mencatatkan tiga gelar juara Liga Champions berturut-turut menciptakan salah satu dinasti terbesar dalam sejarah sepak bola modern. Antara tahun 2016 dan 2018, Real Madrid menjadi tim pertama di era Liga Champions yang memenangkan kompetisi tersebut tiga kali berturut-turut, dipimpin oleh skuad kelas dunia yang bertabur pemain legendaris. Cristiano Ronaldo menjadi ujung tombak serangan bersama Karim Benzema dan Gareth Bale, sementara Luka Modrić, Toni Kroos, dan Casemiro membentuk lini tengah yang elit. Sergio Ramos, Marcelo, Dani Carvajal, dan Keylor Navas menjadi sosok-sosok kunci di lini pertahanan. Di bawah asuhan Zinedine Zidane, skuad Real Madrid ini memadukan kualitas teknis, pengalaman, dan mentalitas juara yang tak tertandingi untuk meraih pencapaian bersejarah berupa tiga gelar Liga Champions secara beruntun.
⚠️No copyright